Rabu, 31 Juli 2019

PERBEDAAN COTTON COMBED 20s, 24s, 30s, dan 40s


Sering kali ada yang bertanya, “Mana yang lebih bagus Combed 30s, 24s atau 20s?” Pertama bingung harus jawab apa kalau ada pertanyaan seperti itu. Untuk menentukan mana yang lebih bagus pada satu kain, kita perlu melihat keunggulan yang dimiliki kain tersebut.
Pada proses pembuatannya, Katun Combed melalui proses yang panjang. Serat kain Katun Combed diproses secara khusus sebelum diputar di mesin pemintal. Salah satu proses yang paling terkenal adalah carding, yaitu penyisihan kain dari benang kasar. Setelahnya, bahan kain ini diseleksi lagi dengan proses combing, yaitu seleksi dari bulu-bulu sisa. Itulah mengapa disebut combed, karena bahan katun ini telah melewati tahap combing.
Bahan cotton combed memiliki sifat tidak panas dan mudah menyerap keringat karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas alami, sehingga sering digunakan sebagai bahan pakaian santai maupun pakaian olahraga. Kaos dengan bahan cotton combed sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karena sifatnya yang menyerap keringat.

Arti dari Angka dan Huruf
Secara umum, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen yang lain.
Angka 20, 24, 30, dan 40 menunjukkan tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain.
Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal.
Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 – 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal.
Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 – 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 – 230 gr/m2.
Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 – 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 – 200 gr/m2.
Jadi semakin kecil angkanya,semakin tebal kainnya dan semakin besar angkanya maka kainnya akan semakin tipis.
Huruf ‘s’ di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. ‘s’ adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini.
Selain single knit, juga ada double knit atau rajutan jarum ganda, bahan dapat digunakan bolak-balik, kedua sisinya sama saja. Bahan kaos double knit ditandai dengan huruf ‘d’ di belakang angka. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, dan lentur, sehingga cocok digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak.
Berikut  ini karakter dan identitas 4 jenis bahan Katun Combed dengan rajutan single knitt yang  paling populer di pasaran:
1.    Bahan Katun Combed 20s
Bahan kain Katun Combed 20s memiliki gramasi bahan kaos atara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt. Bahan 20s merupakan bahan paling populer di antara bahan Katun Combed yang lain, bahkan di antara semua bahan kaos yang ada. Bahan kain Katun Combed biasa ditawarkan oleh konveksi kaos sebagai pilihan favorit karena penjual bahan dengan jenis ini banyak ditemukan dimana-mana. Apalagi sekarang semakin banyak bermunculan produsen kaos polos 20s yang mempermudah konveksi maupun vendor sablon untuk melakukan produksi.
2.    Bahan Katun Combed 24s
Untuk bahan Combed 24 dengan rajutan ‘s’, biasa gramasi bahan kaos yang digunakan berkisar antara 170 – 210 gr/m2. Bahan Combed 24s biasa digunakan oleh konveksi kaos yang berdomisili di Bandung. Bahan kain Katun Combed 24s merupakan bahan yang paling banyak dicari karena ketebalannya yang berada di tengah-tengah.Karakter bahan ini tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis. Namun sayangnya bahan Combed 24s jarang ditemukan di luar daerah Bandung. Sehingga konveksi dan vendor sablon kaos kembali menggunakan 20s karena ketersediaanya. Combed 24s juga kerap diandalkan beberapa clothing line Jakarta, seperti Racun Cinta Indonesia.
3.    Bahan Katun Combed 30s
Katun Combed 30s meupakan bahan favorit anak-anak muda di daerah perkotaan. Bahan ini biasa diandalkan clothing line dan distro karena tipis dan tidak panas. Bahan Combed 30s menggunakan gramasi yang berkisar antara 140 – 160 gr/m2 dengan untuk jenis rajutan Single Knitt. Beberapa beberapa clothing line terkemuka seperti:
1)        ThinkCookCook
2)        Schitzo
3)        Something Cloth
4)        Void
5)        ThanksInsomnia, dan  berbagai clothing line terkenal lainnya
4.    Bahan Katun Combed 40s
Bahan ini merupakan bahan paling tipis di antara Katun Combed yang lain. Biasa produksi gramasi antara 110 – 120 gr/m2 dengan jenis rajutan Single Knitt. Kerap digunakan beberapa clothing line Bandung seperti Wadezig, Screamous, Ouval Rsch, Unkl347 dan tak luput juga clothing line Jakarta seperti Crooz, Woles dan Sunday Sunday. Bahan kaos 40s. Bahan yang dipakai oleh beberapa brand terkenal.
Pada dasarnya bahan kaos Combed memang mempunyai keunggulan pada kainnya yang lembut dan adem juga bisa menyerap keringat dengan baik, terutama jika Anda menggunakan kain Combed 30s akan lebih terasa nyaman dan adem karena karakteristik kain dengan ketebalan 30s memang lebih tipis dibandingan 20s yang sangat tebal dan cenderung panas dan lebih berat saat digunakan atau 24s yang berada di tengah-tengah, tidak terlalu tebal atau terlalu tipis.
Combed 30s juga merupakan kain yang biasa digunakan sebagai bahan untuk kaos distro. Jadi bisa kami simpulkan saat ini terutama di Indonesia, kain dengan ketebalan 30s terutama Combed 30s adalah bahan kaos yang paling diminati oleh kebanyakan orang. Tetapi ada juga beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan bahan kaos dengan ketebalan 32s atau 40s karena faktor cuacanya yang cenderung lebih panas namun ada pula yang juga mempunyai udara yang cukup panas tetapi kebanyakan produsen kaos disana menggunakan kain Combed 24s yang mana kainnya cukup tebal.
Banyak orang yang berpikiran jika kain yang tipis itu tidak bagus, sebenarnya yang menentukan bagus atau tidaknya sebuah bahan bukan dari tebal atau tipisnya kain tersebut, tapi komposisi apa yang digunakan untuk membuat kain tersebut.
Ada dua kaos dengan satu berbahan Carded 20s dan satunya berbahan Combed 30s, walaupun kaos dengan bahan Carded 20s lebih tebal, namun kaos dengan bahan Combed 30s yang lebih tipis tetap mempunyai kualitas kain yang lebih baik. Jadi bisa dikatakan juga beberapa kota di Indonesia menggunakan sebuah bahan bukan karena bagaimana cuaca di kota tersebut tetapi kembali kepada apa yang customer suka.

Sumber:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar